EkonomiHubungan

Masalah Ekonomi, 5 Penyebab Perpisahan & Perceraian Yang Menyakitkan

menangis saat bercerai

Cinta lebih penting dari dari uang, itu memang tidaklah salah , namun apa mau dikata kenyataannya penyebab utama perceraian nomor satu adalah faktor ekonomi.

Baik hanya kita yang kerja atau telah sama-sama kerja, sudah saatnya kita mengatur manajemen keuangan agar tidak terjadi besar pasak daripada tiang sehingga konflik yang berakhir dengan perpisahan terjadi.

Jadi mari kita kenali 5 Penyebab perceraian atau perpisahan karena masalah ekonomi yang kerap terjadi, agar kita belajar dari masalah-masalah di bawah ini.

1.Suka membandingkan

Baik kamu pria atau wanita, jangan pernah membanding-bandingkan penghasilan kalian dengan teman, tetangga atau orang yang ada di lingkungan kalian.

Karena yang namanya rumput tetangga itu memang lebih subur, dilihat dari luar memang mereka jauh dari kita, misal kita masih pakai motor mereka udah beli mobil.

Namun kita tidak tahu kesulitan mereka bagaimana bisa jadi mereka tidak bahagia atau banyak masalah lain yang tidak terlihat oleh mata kita.

Membanding-bandingkan hanya akan membawa hubungan kalian kepada jurang perpisahan.

2.Gaya Hidup

Sebenarnya bagi orang yang belum menikah hal ini tidaklah terasa bagaimana gaya hidup masing-masing.

Namun saat kamu sudah menikah dan tinggal bersama, ini adalah saatnya kamu mulai mendiskusikan gaya hidup yang sesuai penghasilan kalian.

Karena semuanya harus serba balance, jangan hanya karena gengsi atau menurutkan hawa nafsu semata, tabungan kalian sampai minus atau harus berhutang.

Yang pada akhirnya terjadilah prahara rumah tangga yang saling menyalahkan tentang hutang yang membelit kalian.

3.Penghasilan Wanita terlalu tinggi

Mungkin hal ini sering terjadi di kota-kota besar, saat penghasilan sang istri jauh lebih tinggi daripada suami.

Baca Artikel Lainnya Yuk!

Ketimpangan penghasilan ini mungkin bisa membuat pihak cowok rendah diri karena penghasilannya lebih rendah.

Karena takut sang istri hilang respect pada suami, dan kadang hal ini memang terjadi.

Hal ini harus segera didiskusikan dengan pasangan, dengan komunikasi yang lebih terbuka dan jelas.

Karena yang harus kalian ingat saat sudah bersama makan kebutuhan bersama menjadi tanggung jawab bersama.

4.Tidak memiliki rencana keuangan

Rencana harus ada pada setiap pernikahan, jangan sampai malah membuat kita tidak punya planning kedepannya.

Karena kita tidak tahu bagaimana kedepannya, kebutuhan anak, mungkin butuh asisten rumah tangga juga, dan lain lain.

Investasi dan tabungan terutama untuk musibah yang tidak terduga adalah hal yang harus kalian rencanakan dengan pasangan kalian.

5.Malas bekerja

Adakah yang seperti ini? banyak.. kita harus membuka mata kita pada realita dunia zaman sekarang.

Saat kita sudah berumah tangga, semuanya harus kita lakukan apapun itu, jangan hanya malas karena gengsi untuk melakukan suatu pekerjaan.

Atau malas karena pasangan sudah ada penghasilan yang mungkin pas-pas an, kalau di zaman dahulu mungkin masih bisa hidup.

Namun jangan harap kalian akan bisa bersaing di dunia yang sudah serba cepat seperti sekarang ini.

Jika kamu tidak berlai mengejar ketertinggal itu hanya karena malas, maka itu akan menjadi bom waktu bagi rumah tanggamu, percayalah.

Share Artikel Ini Yuk!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Comment here