Gaya Hidup

WOW PARAH! ANGKA PERCERAIAN DAN PERNIKAHAN DINI MENINGKAT SEMENJAK PANDEMI COVID19

MENCEGAH PERCERAIAN

 

Hy guys kali ini kami mau menginformasikan tentang hal yang lagi marak-maraknya terjadi yaitu pernikahan dan perceraian.

Pernikahan adalah suatu hal yang berhubungan dengan agama yaitu penyempurnaan agama dengan ibadah.

Sedangkan perceraian adalah bukanlah solusi masalah rumah tangga.

Masa pandemi ini banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan, baik dari segi fisik maupun non fisik. Pemerintah menghimbau masyarakat tetap berada dirumah dan bekerja di rumah.

Hal tersebut bukanlah hal yang bermanfaat bagi para pekerja itu akan membuat mereka tidak memperolah penghasilan.

Covid-19 merupakan virus baru yang bermutasi dan sulit untuk diatasi, apalagi vaksinnya belum juga ditemukan sampai sekarang. Virus ini mudah menular dari satu orang ke orang lain.

Untuk itu pemerintah selalu menghimbau agar masyarakat tidak keluar rumah.

Di masa pandemi ini pengeluaran dan kebutuhan sehari-hari tetap berjalan sedangkan pemasukan sangat berkurang. Apalagi biaya anak sekolah makin meningkat dikarenakan harus belajar daring menggunakan HP.

Baca Artikel Lainnya Yuk!

Banyak biaya yang dikeluarkan di masa pandemi ini. Semakin banyaknya pengeluaran maka akan berpengaruh bagi tatanan kehidupan rumah tangga.

Tentunya banyak pasangan suami istri yang bertengkar dan bercerai karena hal masalah ekonomi.

Masa pandemi ini masalah ekonomi sangat menurun sehingga pasangan suami istri mengira bercerai adalah solusi terbaik. Tapi hal tersebut bukanlah menyelesaikan masalah tapi malah nambah masalah.

Perceraian bukanlah akhir dari masalah, tetapi sabar dan berusahalah bersama agar bisa menyelesaikan masalah ini. Covid-19 sangat berdampak bagi masyarakat baik masyarakat bawah atau masyarakat atas.

Baru-baru ini angka perceraian semakin meningkat di masa pandemi.

Tak hanya itu angka pernikahan muda juga meningkat di masa pandemi ini. Tak disangka masa pandemi ini banya orang-orang yang ingin menikah muda, baik dari hamil di luar nikah ataupun keinginan orang tua nya sendiri.

Jika dikaji lebih dalam, pernikahan di usia 20 tahun sangat berisiko terutama bagi wanita seperti kondisi psikologis masih rentan untuk membina rumah tangga, kesehatan reproduksi ataupun rahim yang belum siap.

Nah itulah hal-hal yang lagi marak di masa pandemi ini guys, semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa menikmati kehidupan seperti semula.

Saran untuk kalian yang sudah berumah tangga jangan jadikan perceraian sebagai solusi, tapi jadikan rumah tangga kalian kuat menghadapi masalah ini.

0 0 vote
Article Rating

Share Artikel Ini Yuk!
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Comment here