AnehMengerikan

Wow Pohon ini Mengeluarkan Darah & Aura Horor nan Mistis

pohon berdarah ngeri horror mistis

Wow! kalian pasti terkejut bukan dengan adanya pohon yang misterius ini? Gimana gk geger kalau ada pohon yang horor mengeluarkan darah.

Pohon yang berasal dari Afrika ini dikenal dengan julukkan Bloodwood, yang berarti pohon berdarah atau kayu berdarah, denger namanya aja udah ngeri gk sih.?

Auranya udah langsung menakutkan gitu kayak ada nuansa magis dan mistik, nama asli pohon ini adalah pohon kiaat, bahasa latinnya Pterocarpus Angolensi.

Akar pohon ini dipercaya oleh orang Afrika sebagai sumber pengobatan alamiah yang sangat ampuh, untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

kayu darah seram

Misalnya seperti sakit kepala, demam, malaria, sakit perut dan pusing. Memang belum ada kajian ilmiahnya untuk masalah ini, namun orang Afrika masih sangat mempercayai hal itu.

Pohon Kiaat ini bisa tumbuh tinggi sampai 18 meter, dan yang pasti warga Afrika sangat percaya bahwa pohon magis ini memiliki kekuatan mistik.

Karena itulah pohon dengan aura ghaib ini dianggap oleh warga setempat seperti pohon keramat.

darah pohon mistis

Nah ternyata nih setelah diselidiki lebih dalam, cairan berbentuk darah dari dalam pohon ini ternyata merupakan getah pohon ini yang berwarna persis seperti darah manusia.

Baca Artikel Lainnya Yuk!

Getah berbentuk darah ini digunakan oleh warga setempat sebagai bahan baku kosmetik yang dicampur dengan lemak hewani.

Sedangkan pohonnya sendiri sangat bagus kualitasnya serta kuat, hampir menyamai kayu jati, dan telah dimanfaatkan sejak ratusan tahun lalu.

Kayu pohon kiaat yang berkualitas tinggi ini sering digunakan untuk membuat furniture, lantai rumah serta perahu.

Nah sedihnya pohon keramat ini ternyata populasinya hampir mendekati langka, tidak sebanyak dulu lagi.

Memang populasinya sebagian habis karena kebakaran hutan, namun yang parah sebagian besar populasinya berkurang karena eksploitasi berlebihan.

Begitulah manusia kalangan atas yang serakah sehingga pohon ini dibabat habis untuk kebutuhan mereka masing-masing tanpa memikirkan reboisasi massal.

Seharusnya tebang satu pohon tanam dua pohon harus segera diterapkan di seluruh dunia ini agar ekosistem tetap terjaga dan seimbang.

 

 

Share Artikel Ini Yuk!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Comment here